Rabu, 26 Oktober 2016

Wisuda: Momenku dan Kalian Bulan Oktober 2016

Coretan Kisahku- Selasa 25 Oktober 2016 merupakan moment yang indah di sepanjang perjalanan hidupku, moment dimana saya dapat duduk di kursi senat sebagai anggota dalam pelantikan Wisuda Sarjana Mahasiswa/i STMIK AMIKOM Purwokerto yang ke 15. Dan momen yang sangat dinanti-nanti oleh seorang mahasiswa setelah melalui perjuangan panjang menjalani perkuliahan yang begitu kompleks dengan dengan tugas dosen, kuis, ujian tengah semester, ujian akhir semester, kerja praktek, momen skripsi, revisi dan lain sebagainya mejadi satu terbalut dengan satu harapan yang pasti yaitu WISUDA.

Anggota Senat STMIK AMIKOM Purwokerto
Anggota Senat STMIK AMIKOM Purwokerto

Momen Perpindahan Kuncir Toga "Wisudaku"

Momen wisuda juga sangat dinanti-nanti oleh para orangtua setelah bertahun-tahun dihiasi dengan pengorbanan dan do'a panjang yang mengharapkan agar sang buah hati menjadi seorang yang berhasil, sukses melalui perkuliahan yang panjang. Moment wisuda 25 Oktober 2016 mengingatkanku pada saat itu saya duduk dikursi yang kadang hangat dan kadang dingin, berharap segera dipindahkan kuncir dari kiri ke kanan agar momen itu cepat berlalu karena tak kuat menahan air mata.

Rasa haru pilu yang aku rasakan karena perjuang seorang Ibu yang begitu luar biasa dikehidupanku, menjadi momen yang sangat penting kehadiran seorang Ibu yang luar biasa, yang selalu mengingatkanku setiap waktu, orang tua yang selalu memberikan motivasi luar biasa, perjuangan seorang ibu menghidupi delapan anaknya tanpa seorang suami yang mendapingi.

Wisuda 7 tahun lalu menjadi moment terpentingku, sebuah perjalanan yang pilu, kangen, tangis, tawa bercampur menjadi satu kebahagian yang pilu karena teringat ayah yang terlebih dahulu dipanggil pemilik Jaga Raya untuk ditempatkan disurgaNya kelak, setelah pemindahan kuncir toga dari kiri ke kanan menjadi momen yang paling membahagiakan orang tua karena telah memberikan harapan sebuah masa depan.

Momen tersebut bukanlah akhir, tapi awal dari perjuangan panjang yang harus saya jalani kehidupan yang lebih baik untuk memberikan hal terbaik ke orang tua.

Happy Graduation for my Students

Wisudawan STMIK AMIKOM Purwokerto
Wisudawan STMIK AMIKOM Purwokerto
Wisuda merupakan langkah awal untuk menempuh gerbang kehidupan yang lebih keras dan berliku, saya ucapkan selamat, selamat, selamat semoga kalian bisa mencapai tujuan dengan baik dan selalu jaya, capailah puncak lain jangan terus puas dengan yang sudah anda capai. Wajah-wajah kebagahagiaan kalian terekam dengan baik oleh lensa kamera, senyum kalian adalah kebahagiaan orangtua yang selalu menunggu moment tersebut dan raut wajah orang tua kalian juga ada yang menitikkan air mata haru menyaksikan kalian dalam momen perpindahan kuncir dari kiri ke kanan.

Ingat perjuangan kalian tidak berhenti di momen wisuda saja akan tetapi itu baru awal kalian memasuki lika-liku kehidupan kalian, moment setelah wisuda orangtua dengan bangga memajang foto wisuda kalian, bercerita tentang wisuda kalian kekerabat yang ada disekitar rumah orang tua kalian, berbagai ucapan dari sana-sini terucap setiap hari dan itulah momen kalian.

Wahai pemuda yang haus ilmu, wisuda kalian bukanlah akhir, akan tetapi awal tantangan hidup yang harus dihadapi dengan pundak yang tegap agar setiap uluran tangan kalian bermanfaat bagi orang disekeliling kalian. Do'akan kembali orangtua kalian agar perjalanan kalian juga diberikan kemudahan, pundak terasa ringan, beban menjadi ringan, keringat kalian menjadi manfaat jari payah kalian di masa depan.

Momen wisuda kalian adalah momen terpentingku juga, aku dapat menyaksikan perpindahan kuncir dari kiri kekanan dari atas mimbar senat, 7 tahun lalu aku juga sama dengan kalian, mahasiswa yang selalu menunggu momen penting dalam sejarah pendidikan tinggi setelah lulus SMA.

Terima Kasih Ayah dan Ibu

Ayah.. Engkau adalah malaikatku
Detik waktu yang lalu Engkau adalah inspirasiku,
Malaikat kedua yang selalu memberikan motivasi
Engkau berikan sebuah arti kehidupan di sepanjang hidupku

Ayah..,Waktuku bersama Engkau begitu bermanfaat disetiap detiknya
Ketika masa itu datang, cita-citaku harus memisahkan jarak diantara kita
Engkau adalah kesayang Tuhan yang harus berpisah dengan aku
Kecup kening terakhir adalah kenangan terakhir kita
Kepergianmu adalah dukaku dan keluarga
Ayah.. semoga Engkau disurga bersama para suhada

Ibu..Engkau jiwa lembutku, sedihku adalah bagian hatimu
Takkan ada habisnya jika aku ungkapkan pengorbananmu
Semua Engkau lakukan dengan kasih, tanpa keluh ucap dari bibirmu
Engkau adalah cahaya yang terus menerangi jiwaku
Kasih sayangmu ada disetiap hembusan nafasmu

Ibu.. maafkan aku belum bisa bahagiakan Engkau
Maaf, Aku baru bisa berikan perpindahan kucir togaku
Langkahku belum bisa bahagiakan Engkau, tapi
Do'aku selalu panjatkan untukmu
Surgaku ada ditelapak kakimu, Ibu

-(boim)-

Hari itu langkahku terpaku dan mataku terhenti memandangi raut wajahmu, kerutan wajahmu adalah kesedihanku, pengorbananmu tak akan bisa ku lupakan. Ibu.. aku belum bisa berikan yang terbaik untukmu, puisi ini adalah do'aku untukmu.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kalian, perjuangkan cita-cita kalian untuk mewujudkan harapan orangtua kalian, semangat kalian adalah semangatku juga, kegembiraan kalian juga adalah kegimbaraanku pula, sikap baikmu adalah manfaatmu, kenang selalu untuk kalian.

Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: